Rabu, 29 Maret 2017

Untuk Kamu yang Menjauh



CSSMoRA UPI
Fajar menampakkan wujudnya membelai bumi dengan begitu lembut yang terlelap dalam keindahannya hingga jiwa ini dapat merasakan belaian itu. Tak lama mentari, jua datang menyapa membawa sejuta harapan bagi si penyemangat membara. Saat itu, kisah ini dimulai.
Rumah bagiku adalah tempat untuk pulang. Keluarga bagiku adalah kebersamaan. Bahagia, sedih, kecewa, takut bahkan marah ada didalamnya.

Bahagia. Ketika kita bersama, tertawa bersama, dan bercanda bersama. Bahagia itu disaat kamu membutuhkan bantuan kamu meminta pertolongan kepadaku itu tandanya kamu menganggapku dekat denganmu. Sedih. Ketika kamu tak lagi menyambut senyumku. Ketika kamu terbuai dalam keluarga barumu. Kecewa. Ketika kamu tak lagi hadir dalam kebersamaan kita menjauh dan menghilang secara perlahan hingga sosokmu tak nampak lagi. Takut. Ketika kamu tak mengganggap aku sebagai keluarga  bahkan kamu lupa arah untuk pulang. Marah. Ketika kamu pergi sesukamu, mengambil keputusan untuk keuntunganmu sendiri.

Namun rumah tetaplah rumah. Keluarga tetaplah keluarga. Dan aku selalu menunggumu untuk pulang, menyambut senyumu, dan menjadi salah satu alasan kamu untuk tetap disini.

Penulis : Rahmatia

Share:
Posting Komentar
Diberdayakan oleh Blogger.